Kejari Tidore Tegaskan Tak Pernah Minta Uang, Waspadai Oknum Mengatasnamakan Kejaksaan

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE, – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, Didi Kurniawan Bambang, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tidore Kepulauan, Sabar Evryanto Batubara, memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi adanya oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan dalam penanganan perkara dugaan korupsi di KPU yang tengah menjadi perhatian publik.

Didi menegaskan, seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan tidak pernah melakukan komunikasi, baik melalui telepon maupun pesan WhatsApp, kepada pihak-pihak yang sedang menjalani proses pemeriksaan, apalagi dengan maksud meminta sejumlah uang.

“Saya pastikan, baik saya selaku Kepala Seksi Intelijen, Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, maupun seluruh pejabat dan pegawai Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan tidak pernah menghubungi pihak-pihak yang sedang dalam proses pemeriksaan untuk meminta sejumlah uang,” tegas Didi.

Baca Juga :  Bawaslu Tidore Gelar Penguatan Kelembagaan Evaluasi dan Proyeksi Pengawasan Pemilu dan Pemilihan

Ia mengimbau masyarakat serta pihak yang tengah berurusan dalam proses hukum agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan pejabat Kejaksaan, terlebih jika disertai permintaan uang dengan dalih pengurusan perkara.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan pejabat Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, khususnya Kajari dan jajarannya, segera laporkan ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara atau langsung ke kami untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Didi, Kejari Tidore Kepulauan tetap berkomitmen menangani perkara tindak pidana korupsi sesuai aturan yang berlaku, serta menjunjung tinggi prinsip penegakan hukum yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Baca Juga :  Kunker Ke Tidore, Pangdam XV/Pattimura Disambut Wali Kota

Ia juga memastikan bahwa informasi terkait adanya permintaan uang dalam jumlah besar oleh oknum yang mengatasnamakan kejaksaan adalah tidak benar dan merupakan bentuk penipuan.

“Jika ada yang menghubungi masyarakat maupun SKPD di Kota Tidore Kepulauan, itu bukan dari kami. Segera lakukan konfirmasi kepada kami,” jelasnya.

Didi kembali mengingatkan masyarakat yang merasa dirugikan atau dihubungi oleh oknum tidak bertanggung jawab agar segera melapor ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, sehingga dapat ditindaklanjuti secara serius dan transparan. (Red)

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka
Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka
Kejari Tidore Lantik Pejabat Baru Kasi Pidsus dan Kasi Pidum
14 Pejabat Utama Polresta Tidore Berganti, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi
Penyidikan Dana Hibah KPU 2024 Berlanjut, Kejari Tidore Periksa Pihak Ketiga
Berita ini 131 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WIB

Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Kejari Tidore Lantik Pejabat Baru Kasi Pidsus dan Kasi Pidum

Berita Terbaru