TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen yang juga menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Maluku Utara, resmi melantik pengurus PORDI Kota Tidore Kepulauan sekaligus membuka Turnamen Domino AE Tong Coffee Cup 2026. Kegiatan ini berlangsung di depan Tong Coffee, Jumat (24/4/2026).
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PORDI Kota Tidore Kepulauan tersebut. Ia menilai olahraga domino bukan sekadar permainan hiburan, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai olahraga olah pikir.
“Kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Selamat kepada pengurus yang baru dilantik, semoga amanah dalam menjalankan tugas dan mampu memperkuat peran domino sebagai olahraga yang diakui keberadaannya,” ujarnya.
Ketua Pordi Maluku Utara ini juga berharap, setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini dengan selalu memperhatikan aturan dan tata tertib yang sudah berlaku, serta yang paling penting adalah menjaga stamina agar setiap peserta dapat mengikuti alur pertandingan dengan fisik yang kuat dan pikiran tenang agar fokus menyelesaikan pertandingan.
Adapun susunan pengurus Pordi Kota Tidore Kepulauan masa bhakti 2026- 2030 yang baru dilantik berdasarkan Surat Keputusan Nomor: Skep/01/SK-PENGPROV/PORDI.MALUT/2026 tertanggal 24 April 2026 menetapkan Muhammad Gorotomole sebagai Ketua, Muhammad Djulham sebagai Sekretaris dan Abdullah Arifin sebagai Bendahara.
Di kesempatan yang sama, Ketua Pordi Kota Tidore Kepulauan yang baru dilantik, Muhammad Gorotomole dalam sambutannya menyampaikan optimismenya dalam memajukan olahraga domino, menurutnya melalui elaborasi yang positif, maka domino akan menjadi salah satu olahraga yang dapat melahirkan prestasi di level lokal, regional maupun nasional.
“Kami tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mewujudkan semua itu,” jelasnya.
Setelah pelantikan ini, Pordi Kota Tidore Kepulauan akan bergerak cepat menyiapkan infrastruktur serta membentuk Gardu di seluruh Desa dan Kelurahan yang ada di Kota Tidore Kepulauan. (Red)








