Kerugian Negara 1.3 Milyar, Kejari Tetapkan 4 Tersangka Kasus Proyek Pembangunan Puskesmas Galala

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan Menetapkan 4 Tersangka dan penahanan Tersangka AM, SYM, AMD dan YS, atas dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Galala pada Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan Tahun Anggaran 2022 telah sesuai Juknis dan hukum acara pidana.

Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Widi Trismono,S.H.,M.H dalam Konferensi Pers di aula Kejaksaan Negeri Tidore Mengatakan ke empat tersebut ditetapkan sebagai Tersangka berdasarkan surat penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan Nomor : TAP-01/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : TAP-02/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : TAP-03/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, dan Nomor : TAP-04/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025. Perintah penahanan terhadap tersangka yang diduga keras melakukan tindak pidana Korupsi ‘dalam hal adanya’ keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana, serta Pasal 21 ayat (4).

Penetapan tersangka sudah mengikuti aturan baik itu Juknis di internal Kejaksaan dan Hukum Acara Pidana, dimana telah mengumpulkan lebih dari dua alat bukti yang cukup dan sah.

Penyidik dalam menangani perkara khususnya di Kota Tidore Kepulauan selalu mempertimbangkan aspek-aspek, baik itu hak-hak dari tersangka yang tidak boleh diabaikan. Jadi dalam melakukan langkah-langkah penetapan tersangka, Kejari Tidore sudah sesuai prosedur.

“Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan menemukan adanya Kerugian Negara pada proyek pembangunan Puskesmas Galala Tahun Anggaran 2022 berdasarkan hasil audit dari BPKP Provinsi Maluku Utara dengan nilai Rp. 1.373.244.204,64 (satu milyar tiga ratus tujuh puluh tiga juta dua ratus empat puluh empat ribu dua ratus empat rupiah enam puluh empat sen),” Ujarnya

Baca Juga :  Penkum Kejati Malut Sosialisasikan Pencegahan Korupsi di Pemkot Tidore

Selanjutnya Kasus ini kemudian ditangani oleh Tim Tindak Pidana Khusus Kejari Tidore dan akan dilakukan penahanan terhadap para Tersangka selama 20 (dua puluh) hari kedepan di Rutan Kelas IIB Soasio, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan Nomor : PRINT-01/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : PRINT-02/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : PRINT-03/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, dan Nomor : PRINT-04/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ternate.

Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan memastikan penetapan dan penahanan Tersangka AM, SYM, AMD dan YS, atas dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Galala pada Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan Tahun Anggaran 2022 telah sesuai Juknis dan hukum acara pidana.

Tersangka AM, SYM, AMD dan YS, telah ditetapkan sebagai Tersangka berdasarkan surat penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan Nomor : TAP-01/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : TAP-02/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : TAP-03/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, dan Nomor : TAP-04/Q.2.11/Fd.1/02/2025, tanggal 04 Februari 2025. Perintah penahanan terhadap tersangka yang diduga keras melakukan tindak pidana Korupsi ‘dalam hal adanya’ keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana, serta Pasal 21 ayat (4).

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Ajak Gunakan Media Sosial untuk Posting Hal Positif

Penetapan tersangka sudah mengikuti aturan baik itu Juknis di internal Kejaksaan dan Hukum Acara Pidana, dimana telah mengumpulkan lebih dari dua alat bukti yang cukup dan sah.

Penyidik dalam menangani perkara khususnya di Kota Tidore Kepulauan selalu mempertimbangkan aspek-aspek, baik itu hak-hak dari tersangka yang tidak boleh diabaikan. Jadi dalam melakukan langkah-langkah penetapan tersangka, Kejari Tidore sudah sesuai prosedur.

Bahwa Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan menemukan adanya Kerugian Negara pada proyek pembangunan Puskesmas Galala Tahun Anggaran 2022 berdasarkan hasil audit dari BPKP Provinsi Maluku Utara dengan nilai Rp. 1.373.244.204,64 (satu milyar tiga ratus tujuh puluh tiga juta dua ratus empat puluh empat ribu dua ratus empat rupiah enam puluh empat sen).

Selanjutnya Kasus ini kemudian ditangani oleh Tim Tindak Pidana Khusus Kejari Tidore dan akan dilakukan penahanan terhadap para Tersangka selama 20 (dua puluh) hari kedepan di Rutan Kelas IIB Soasio, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan Nomor : PRINT-01/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : PRINT-02/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, Nomor : PRINT-03/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, dan Nomor : PRINT-04/Q.2.11/Fd.2/02/2025, tanggal 04 Februari 2025, untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ternate. (Oii)

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka
Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka
Kejari Tidore Lantik Pejabat Baru Kasi Pidsus dan Kasi Pidum
14 Pejabat Utama Polresta Tidore Berganti, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi
Penyidikan Dana Hibah KPU 2024 Berlanjut, Kejari Tidore Periksa Pihak Ketiga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WIB

Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB