Dies ke-27 FIB Unkhair; Siap Hadirkan Artist Rama Arif dan Luncurkan Empat Buku Dosen

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, –  Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair) bersiap menyambut perayaan Dies Natalis ke-27 dengan rangkaian kegiatan padat dan meriah. Puncak perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026 mendatang dipastikan bakal semakin semarak dengan kehadiran seniman kenamaan, Rama Arif, sebagai bintang tamu di panggung utama.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-27 FIB Unkhair, Jainul Yusup, menjelaskan bahwa persiapan menuju puncak acara terus dimatangkan oleh seluruh panitia. Ia menekankan bahwa perayaan tahun ini tidak hanya berfokus pada kemeriahan seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas sivitas akademika sekaligus mendekatkan kampus dengan masyarakat luas melalui berbagai agenda sosial dan akademik.

“Dies Natalis ke-27 ini adalah wujud syukur atas perjalanan panjang FIB Unkhair. Kehadiran Rama Arif pada puncak 1 Oktober nanti diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dan menghibur seluruh sivitas akademika maupun masyarakat Ternate. Kami ingin perayaan ini dirasakan oleh semua kalangan,” ujar Jainul, pada rapat evaluasi panitia. Kamis (10/9/2026).

Rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis tahun ini dirancang secara inklusif dengan melibatkan mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan (tendik). Berbagai perlombaan dan aksi sosial telah disiapkan untuk mengisi kalender kegiatan, di antaranya lomba domino yang mempertemukan mahasiswa, dosen, dan tendik, kompetisi menari, lomba karaoke, baca puisi ciptaan sendiri, hingga lomba menulis cerpen.

Baca Juga :  Sehari Mengabdi, Sekolah Adat Dodara Tanamkan Cinta Lingkungan dan Budaya Sejak Dini

Sekretaris Panitia, Asty Ayuningsih, menambahkan bahwa antusiasme sivitas akademika terhadap berbagai mata lomba yang disiapkan sudah mulai terasa. Menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk mengasah kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan fakultas.

“Lomba-lomba yang kami adakan tidak sekadar mencari juara, tetapi lebih kepada membangun ruang ekspresi dan keakraban. Mulai dari seni sastra seperti baca puisi dan cerpen, hingga seni pertunjukan dan hiburan seperti menari dan karaoke, semuanya melibatkan partisipasi aktif mahasiswa, dosen, dan tendik tanpa sekat,” tutur Asty

Selain kegiatan seni dan olahraga, panitia juga menempatkan agenda akademik dan sosial sebagai pilar penting dalam perayaan tahun ini. Salah satu sorotan utama adalah agenda peluncuran empat buku karya dosen FIB Unkhair yang saat ini tengah memasuki tahap proses percetakan. Buku-buku tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata para pengajar dalam memperkaya literasi dan khazanah keilmuan, khususnya di bidang ilmu budaya.

Bendahara Panitia, Fitrianingsih Pratiwi, menyampaikan bahwa pengelolaan anggaran diarahkan secara optimal untuk mendukung seluruh rangkaian acara, termasuk publikasi karya ilmiah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Prof Liontine Visser Beri Kuliah Umum di Prodi Ilmu Sejarah Unkhair

“Dari sisi pembiayaan, kami berupaya mengelola sumber daya yang ada secara transparan dan akuntabel demi kelancaran seluruh agenda, termasuk pencetakan empat buku karya dosen yang akan segera dilaunching saat perayaan acara puncak berlangsung,” ungkap Fitrianingsih

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan penghormatan kepada para pendahulu, panitia juga mengagendakan ziarah ke makam para pendiri dan dosen FIB Unkhair yang telah berpulang, serta kegiatan bakti sosial berupa kunjungan kasih ke panti asuhan.

Koordinator Panitia, Bahtiar Hairullah, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ziarah dan bakti sosial ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral sivitas akademika untuk mengenang jasa para perintis sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa para pendiri serta dosen yang telah meletakkan fondasi FIB Unkhair hingga bisa seperti sekarang. Ziarah makam adalah bentuk penghormatan kami. Selain itu, kunjungan ke panti asuhan menjadi wujud nyata kehadiran fakultas di tengah masyarakat melalui aksi kepedulian sosial,” tutup Bahtiar. (Red)

Berita Terkait

1.000 Mahasiswa Baru UMMU Ikuti P2KK, Siap Dibentuk Jadi Generasi Berdaya Saing
Perkuat Dukungan Pendirian FKG dan Catur Dharma Perguruan Tinggi: UMMU dan Klinik Gigi Mustika Dental Care (MDC) Ternate, Teken MoU
Outing Class Kelas VI SDIT Citra Ummat, Belajar Sejarah Kedatangan Bangsa Asing di Benteng Tahula
Sekolah Adat Dodara Gelar Sehari Mengabdi di SD Maregam, Tanamkan Cinta Budaya dan Peduli Lingkungan
Sehari Mengabdi, Sekolah Adat Dodara Tanamkan Cinta Lingkungan dan Budaya Sejak Dini
Nifsu Sya’ban Dan Krisis Keheningan Di Zaman Kita
Prof Liontine Visser Beri Kuliah Umum di Prodi Ilmu Sejarah Unkhair
Merefleksikan Hari Guru Nasional : Momentum Menguatkan Profesionalisme Guru di Maluku Utara
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:32 WIB

1.000 Mahasiswa Baru UMMU Ikuti P2KK, Siap Dibentuk Jadi Generasi Berdaya Saing

Kamis, 10 September 2026 - 07:02 WIB

Dies ke-27 FIB Unkhair; Siap Hadirkan Artist Rama Arif dan Luncurkan Empat Buku Dosen

Rabu, 9 September 2026 - 12:44 WIB

Perkuat Dukungan Pendirian FKG dan Catur Dharma Perguruan Tinggi: UMMU dan Klinik Gigi Mustika Dental Care (MDC) Ternate, Teken MoU

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Outing Class Kelas VI SDIT Citra Ummat, Belajar Sejarah Kedatangan Bangsa Asing di Benteng Tahula

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:41 WIB

Sekolah Adat Dodara Gelar Sehari Mengabdi di SD Maregam, Tanamkan Cinta Budaya dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru