Merefleksikan Hari Guru Nasional : Momentum Menguatkan Profesionalisme Guru di Maluku Utara

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: RUSLAN ZAINUDDIN, S. Pd,. M. Si

Kepala Bidang GTK. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara

SETIAP tahun, bangsa ini memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sebuah ruang refleksi yang sangat penting bagi seluruh pendidik, khususnya bagi kita di Provinsi Maluku Utara. Penetapan tanggal ini melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menegaskan bahwa penghormatan terhadap guru adalah bagian dari upaya memastikan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

Bagi kita para pendidik, refleksi bukan pilihan—melainkan kebutuhan profesional. Dalam konteks regulasi nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menegaskan bahwa guru adalah tenaga profesional dengan mandat besar: mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Regulasi ini memberi dasar kuat bahwa profesi guru harus terus berkembang sejalan dengan tuntutan zaman.

Di sisi lain, berbagai peraturan menteri terkait tugas guru, pemenuhan beban kerja, pendidikan profesi guru (PPG), serta standar kompetensi memberikan penegasan bahwa kualitas pembelajaran sangat bergantung pada konsistensi peningkatan kompetensi guru. Oleh karena itu, refleksi Hari Guru harus diwujudkan dalam bentuk perbaikan nyata di ruang kelas, bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial.

Dalam konteks Maluku Utara, tantangan pendidikan masih cukup kompleks. Sebaran guru yang tidak merata, peningkatan kualitas pembelajaran, perubahan kurikulum, serta adaptasi teknologi menjadi isu yang perlu perhatian bersama. Namun di balik itu, kita juga menyaksikan banyak guru yang terus bekerja melampaui batas, menjaga semangat belajar siswa di kota, pulau, bahkan desa-desa terpencil. Keteguhan mereka menjadi modal penting bagi masa depan generasi Maluku Utara.

Baca Juga :  Muhammad Abdurrahman Dipercayakan Pimpin DPC Gapeksindo

Sebagaimana pesan Ki Hajar Dewantara, “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.” Kutipan ini bukan hanya semboyan historis, tetapi kompas moral yang mengarahkan setiap guru untuk menjadi teladan di depan, penggerak di tengah, dan pemberi dorongan dari belakang. Di era perubahan cepat saat ini, filosofi tersebut semakin relevan: guru harus adaptif, reflektif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang manusiawi dan berbasis kebutuhan peserta didik.

Hari Guru Nasional adalah waktu terbaik bagi kita untuk mengingat bahwa pendidikan bukan hanya persoalan pengetahuan, tetapi juga tentang komitmen dan cinta. Komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, dan cinta untuk memastikan setiap anak di Maluku Utara mendapatkan haknya atas pendidikan yang bermutu dan inklusif.

Dalam semangat itu, terdapat beberapa langkah prioritas yang perlu menjadi agenda refleksi para guru dan pemangku kepentingan pendidikan di daerah ini:

1. Melakukan refleksi pembelajaran secara rutin, baik melalui forum MGMP/KKG maupun diskusi sekolah, untuk merumuskan perbaikan nyata yang dapat diimplementasikan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Walikota Dan Anggota DPRD Pantau IKM Sohi Coconut

2. Memastikan pemenuhan beban kerja sesuai regulasi, serta menyampaikan kebutuhan peningkatan kompetensi kepada dinas terkait melalui jalur resmi.

3. Meningkatkan partisipasi dalam program PPG, pelatihan, dan pengembangan profesi berkelanjutan, sebagai bagian dari tuntutan profesionalisme guru era modern.

4. Menguatkan budaya kolaborasi antar-guru, terutama di wilayah-wilayah dengan keterbatasan fasilitas maupun akses sumber belajar.

5. Menghadirkan pembelajaran yang inklusif, yang menjangkau seluruh peserta didik tanpa memandang latar belakang sosial, geografis, maupun ekonomi.

Sebagai Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, saya mengajak seluruh guru untuk menjadikan Hari Guru sebagai pengingat bahwa pekerjaan kita adalah pekerjaan peradaban. Di tangan para guru, masa depan daerah ini terbentuk. Di ruang kelas, harapan anak-anak Maluku Utara dirajut.

Terima kasih kepada seluruh guru yang telah memberikan pengabdian terbaik—baik yang bertugas di pusat kota, di pulau-pulau kecil, maupun di wilayah terpencil. Semoga refleksi Hari Guru Nasional tahun ini menjadi titik awal penguatan komitmen bersama menuju pendidikan Maluku Utara yang lebih maju, bermartabat, dan inklusif.

 

Selamat Hari Guru Nasional.

Teruslah menjadi pelita bagi generasi Maluku Utara.

Berita Terkait

Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-98, SDIT Citra Ummat Gelar Lomba Dan Pentas Seni
Wacana Murid Tidak Otomatis Naik Kelas pada 2027: Antara Mutu Pendidikan, Keadilan, dan Tanggung Jawab Pemerintah
1.000 Mahasiswa Baru UMMU Ikuti P2KK, Siap Dibentuk Jadi Generasi Berdaya Saing
Dies ke-27 FIB Unkhair; Siap Hadirkan Artist Rama Arif dan Luncurkan Empat Buku Dosen
Perkuat Dukungan Pendirian FKG dan Catur Dharma Perguruan Tinggi: UMMU dan Klinik Gigi Mustika Dental Care (MDC) Ternate, Teken MoU
Outing Class Kelas VI SDIT Citra Ummat, Belajar Sejarah Kedatangan Bangsa Asing di Benteng Tahula
Sekolah Adat Dodara Gelar Sehari Mengabdi di SD Maregam, Tanamkan Cinta Budaya dan Peduli Lingkungan
Sehari Mengabdi, Sekolah Adat Dodara Tanamkan Cinta Lingkungan dan Budaya Sejak Dini
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:28 WIB

Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-98, SDIT Citra Ummat Gelar Lomba Dan Pentas Seni

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Wacana Murid Tidak Otomatis Naik Kelas pada 2027: Antara Mutu Pendidikan, Keadilan, dan Tanggung Jawab Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 21:32 WIB

1.000 Mahasiswa Baru UMMU Ikuti P2KK, Siap Dibentuk Jadi Generasi Berdaya Saing

Kamis, 10 September 2026 - 07:02 WIB

Dies ke-27 FIB Unkhair; Siap Hadirkan Artist Rama Arif dan Luncurkan Empat Buku Dosen

Rabu, 9 September 2026 - 12:44 WIB

Perkuat Dukungan Pendirian FKG dan Catur Dharma Perguruan Tinggi: UMMU dan Klinik Gigi Mustika Dental Care (MDC) Ternate, Teken MoU

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB