Tes Urin Mendadak, 10 ASN Tidore Positif Narkoba

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Sebanyak 10 pegawai dari empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urin mendadak, Senin (22/9).

Tes dilakukan usai apel bersama di halaman Kantor Wali Kota, dipimpin langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tidore.

Empat OPD yang menjadi sasaran tes yaitu Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Bagian Umum Setda Kota Tidore.

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengungkapkan, langkah ini diambil karena maraknya laporan masyarakat terkait keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam penyalahgunaan narkoba, baik ganja maupun sabu.

Baca Juga :  Gunakan Fasilitas Pemerintah Jalankan Investasi Bodong, Wali Kota Tidore Diminta Lakukan Evaluasi

“Pengawasan begitu ketat, tapi narkoba masih bisa masuk ke Tidore. Hari ini terbukti, ada lebih dari 10 pegawai positif narkoba, baik ASN maupun P3K,” ujarnya.

Menurut Sinen, Pemkot akan mengambil langkah pembinaan bagi pegawai yang baru pertama kali terdeteksi memakai narkoba. Namun, ia menegaskan sanksi tegas akan dijatuhkan bagi mereka yang tidak kooperatif.

“Kalau mereka jujur, terbuka, dan mau menunjuk dari mana barang itu diperoleh, mungkin bisa dipertimbangkan. Tapi kalau tidak, siap-siap menerima hukuman,” tegasnya.

Pemkot juga berencana membangun gedung rehabilitasi narkoba pada 2026 sebagai bentuk komitmen melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Baca Juga :  Penasehat Hukum Minta Sidang Berikut Secara Offline Di Pengadilan Negeri Tidore

“Tes urin mendadak akan terus dilakukan, bahkan sampai ke tingkat desa dan kelurahan,” tambahnya.

Kepala BNNK Tidore, Kombes Pol M. Fadris Sangun Ratu Lana, menyatakan tes urin mendadak ini merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Hasil tes kami serahkan ke Wali Kota. Ini langkah positif untuk pencegahan di Tidore,” katanya.

Selain Pemkot, BNNK juga berkoordinasi dengan DPRD Tidore Kepulauan agar tes urin serupa dilakukan terhadap anggota legislatif.

“Ketua DPRD sudah menyatakan dukungan. Tinggal menunggu waktunya,” ujar Fadris. (Red)

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka
Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka
Kejari Tidore Lantik Pejabat Baru Kasi Pidsus dan Kasi Pidum
14 Pejabat Utama Polresta Tidore Berganti, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi
Penyidikan Dana Hibah KPU 2024 Berlanjut, Kejari Tidore Periksa Pihak Ketiga
Berita ini 69 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WIB

Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB