Komisi III DPRD Tidore Soroti Keterlambatan Sejumlah Proyek DAK dan DAU

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Sejumlah proyek pembangunan di Kota Tidore Kepulauan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) ditemukan mengalami keterlambatan pekerjaan.

Temuan tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman saat meninjau sejumlah proyek pada Selasa, 21 Oktober 2025. Ia menegaskan agar progres pekerjaan proyek harus mencapai 75 persen sebelum Desember mendatang.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauzi, mengatakan lambannya progres proyek disebabkan oleh kinerja pihak ketiga yang belum maksimal.

“Komisi III sudah dua kali turun untuk mengecek seluruh progres pekerjaan, baik yang bersumber dari DAK maupun DAU. Dan memang temuan di lapangan menunjukkan beberapa pekerjaan besar masih lambat,” ujar Ardiansyah, Rabu, 22 Oktober 2025.

Baca Juga :  Kejari Perpanjang Masa Penahanan Empat Tersangka

Ia menjelaskan, pihaknya telah meminta kepada kontraktor melalui pengawas lapangan bersama dinas terkait agar segera menambah tenaga kerja, terutama pada proyek di Dinas Kesehatan dan proyek hibah di BPBD.

“Namun hingga kini penambahan tenaga kerja belum juga dilakukan. Padahal kalau ingin progres cepat, apalagi untuk konstruksi bangunan, solusinya adalah menambah tenaga kerja. Kalau tidak, kami khawatir pekerjaan tidak bisa rampung hingga Desember,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga :  Cegah Resiko Pangan Berbahaya, Dinkes Tidore Luncurkan Inovasi Penyuluhan Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha IRTP “Pekan Gila Urusan ”

Ardiansyah menegaskan, Komisi III akan terus memantau perkembangan seluruh proyek DAK dan DAU hingga akhir Oktober ini. Ia juga memastikan, apabila hingga akhir bulan belum ada progres signifikan dan penambahan tenaga kerja, DPRD akan memanggil dinas terkait serta pihak ketiga untuk melakukan hearing mencari solusi percepatan.

Sebagai informasi, proyek yang bersumber dari DAK tahun 2025 di antaranya pembangunan gedung poli rawat jalan dan gedung unit pengelolaan darah di RSD Tidore. Sementara pembangunan Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab) dan Laboratorium Kesehatan Tidore yang bersumber dari DAU, baru mencapai progres sekitar 30 persen. (Red)

Berita Terkait

Sempat Unggul, BRI Soasio Dipaksa Menyerah 3-4 dari Sofifi Legend
Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka
Workshop Tata Kelola Kesehatan, Pemkot Tidore Siapkan Program Prioritas 2027
Dinas Pendidikan Kota Tidore Perketat Zonasi SPMB, Sekolah Dilarang Rebut Siswa dan Tambah Rombel
Pemkot Tidore Sabet Penghargaan Bergengsi dari Kemendagri
Puzzle Perdamaian Di Rimba Pala Patani
Wali Kota dan Wawali Hadiri Peringatan Haul ke 3 KH. Muhammad Habib Bin Abu Na’im
BRI Cabang Soasio Gelar Program “KASE CERIA” untuk Tingkatkan Kebugaran Karyawan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Sempat Unggul, BRI Soasio Dipaksa Menyerah 3-4 dari Sofifi Legend

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WIB

Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Workshop Tata Kelola Kesehatan, Pemkot Tidore Siapkan Program Prioritas 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 06:44 WIB

Dinas Pendidikan Kota Tidore Perketat Zonasi SPMB, Sekolah Dilarang Rebut Siswa dan Tambah Rombel

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:20 WIB

Pemkot Tidore Sabet Penghargaan Bergengsi dari Kemendagri

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB