TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, membuka secara resmi Sosialisasi Implementasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) se-Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore, Senin (10/11/2025).
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen mengatakan DTSEN merupakan inisiatif pemerintah untuk menciptakan satu sumber data tunggal yang terintegrasi dan akurat guna mendukung pengambilan keputusan dalam peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa data DTSEN bersifat dinamis karena dilakukan pembaruan secara rutin dan berkelanjutan melalui verifikasi lapangan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pendamping PKH, kelurahan, dan desa untuk menjaga keakuratan dan relevansi data.
Wali Kota berharap BPS Kota Tidore dapat berkolaborasi dalam verifikasi dan validasi data guna menyediakan basis data terpadu yang akurat mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat sebagai acuan utama perencanaan, penyaluran bantuan sosial, dan program pembangunan lainnya.
Sinen juga mengingatkan pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala desa agar terus berkolaborasi menjaga konsistensi satu data di Kota Tidore Kepulauan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tidore, Umar Zen, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Menurut Umar Zen, DTSEN hadir untuk mengintegrasikan berbagai sumber data seperti DTKS, Regsosek, dan P3KE agar tidak terjadi tumpang tindih serta meningkatkan efektivitas program kesejahteraan sosial.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh camat, lurah, kepala desa, dan admin DTSEN se-Kota Tidore Kepulauan. Dalam kegiatan tersebut, juga diberikan penghargaan kepada admin SIKS-NG kelurahan dan desa yang konsisten memperbarui data penerima bantuan PBI-APBN, setiap bulan dari 1-11 sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan oleh Kementerian Sosial. (Red)








