BPBD Tidore Bantah Keras Tuduhan Intervensi Wali Kota pada Proyek Talud Maidi

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Tudingan dugaan intervensi Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, terhadap Proyek Rekonstruksi KRIB Pengaman Pantai/Talud di Desa Maidi, Kecamatan Oba Selatan, dibantah keras oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, menegaskan bahwa proyek tersebut telah melalui mekanisme tender yang sah dan sesuai prosedur, tanpa adanya campur tangan Wali Kota.

“Proyek ini dilelang secara terbuka melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Dalam proses pelelangan, CV Calysta Persada Utama ditetapkan sebagai pemenang, sehingga menjadi mitra BPBD dalam pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Muhammad Abubakar saat dikonfirmasi media, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga :  RSD Tidore Juara 3 Tingkat Nasional, Bukti Komitmen Mutu JKN

Ia menjelaskan, posisi Wali Kota hanya sebatas melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai bagian dari penilaian kinerja OPD di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

“Pengawasan itu hal yang wajar dan sah. Tuduhan yang disampaikan LBH Ansor Maluku Utara dan Aliansi Mahasiswa Menggugat Maluku Utara di Jakarta sangat tidak logis dan tidak benar,” tegasnya.

Muhammad Abubakar juga menyebutkan bahwa proyek Rekonstruksi KRIB Pengaman Pantai/Talud tersebut merupakan kebutuhan masyarakat yang ditindaklanjuti melalui BPBD, dengan nilai anggaran sebesar Rp8,8 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Pemkot Tidore Wajibkan Penggunaan Bahasa Tidore di Seluruh Instansi

Terkait adanya pengakuan oknum pejabat yang menyebut proyek tersebut sebagai “milik Wali Kota” melalui pesan WhatsApp, Muhammad Abubakar mempertanyakan identitas pejabat dimaksud. Ia menyayangkan adanya pihak yang mengatasnamakan Wali Kota untuk kepentingan tertentu.

“Harusnya LBH Ansor Maluku Utara membuka siapa pejabat yang membawa-bawa nama Wali Kota, agar bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Muhammad Abubakar, yang juga menjabat sebagai Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Kota Tidore Kepulauan. (Red)

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
BRI Soa Sio Sosialisasikan Qita by BRI di Universitas Nuku, Permudah Transaksi Digital Mahasiswa
Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat
Wujud Nyata Komitmen Perlindungan, BRI Soa Sio dan BRI Life Serahkan Klaim Meninggal Dunia Ke Ahli Waris 
BRI Soa Sio Hadirkan Program Spesial Briguna, Tawarkan Bunga Kompetitif hingga Desember 2026
Berita ini 81 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB