TIDORE – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office (BO) Soa Sio menghadirkan program spesial BRI Multiguna (Briguna) periode Oktober–Desember 2026. Program ini menawarkan berbagai kemudahan pembiayaan dengan suku bunga kompetitif bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD, karyawan swasta, tenaga kesehatan, hingga pensiunan.
Program yang berlangsung pada kuartal IV 2026 tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah melalui sejumlah skema pembiayaan yang disesuaikan dengan segmen pekerjaan dan kategori debitur.
Berdasarkan informasi program Briguna BRI periode Oktober–Desember 2026, terdapat sejumlah penawaran khusus yang dapat dimanfaatkan nasabah sesuai persyaratan yang berlaku.
Salah satunya adalah Program Diskon Premi Pra Purna dan Purna yang berlangsung mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2026. Program ini menyasar debitur prapensiun dan pensiunan Taspen, Asabri, serta Purna PP BRI.
Melalui program tersebut, nasabah berkesempatan mendapatkan subsidi premi asuransi jiwa kredit (AJK) sebesar 50 hingga 100 persen, disertai penawaran suku bunga kompetitif berdasarkan plafon pinjaman yang diajukan.
BRI juga menghadirkan Program Briguna Healthcare bagi pegawai fasilitas kesehatan rumah sakit kelas A, B, dan C yang menggunakan layanan payroll BRI serta memenuhi ketentuan Kementerian Kesehatan.
Untuk segmen rumah sakit kelas A dan B, suku bunga yang ditawarkan sebesar 8,25 persen untuk pengajuan baru dan 9,5 persen untuk suplesi. Sementara itu, bagi pegawai rumah sakit kelas C, suku bunga yang berlaku sebesar 8,5 persen untuk pengajuan baru dan 9,75 persen untuk suplesi.
Program Briguna Healthcare ini juga menawarkan pembebasan biaya provisi untuk kategori take over (TO), serta biaya administrasi sesuai ketentuan yang berlaku bagi debitur baru maupun suplesi.
Selanjutnya, terdapat Program Briguna Eksekutif yang ditujukan kepada pejabat eselon I hingga III, jajaran direksi dan komisaris atau BOD/BOC, serta kelompok BOD-1 hingga BOD-3. Program ini menjadi salah satu upaya BRI dalam memperkuat kerja sama pembiayaan dengan instansi maupun perusahaan.
Program yang berlangsung selama Oktober hingga Desember 2026 tersebut menawarkan suku bunga mulai dari 8 persen untuk fasilitas take over, pengajuan baru, maupun suplesi, sesuai ketentuan program.
Sementara itu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-131, BRI turut menghadirkan Program Road to HUT BRI ke-131 yang berlaku mulai 1 Oktober hingga 30 November 2026.
Program ini menyasar sejumlah segmen, termasuk ASN, seluruh matra TNI, Polri, pegawai BUMN, pegawai BRI, serta karyawan swasta.
Untuk ASN, seluruh matra TNI, Polri, dan pegawai BUMN, suku bunga yang ditawarkan sebesar 8,15 persen untuk pengajuan baru dan 9 persen untuk suplesi. Khusus pegawai BRI, suku bunga pengajuan baru maupun suplesi ditetapkan sebesar 8,15 persen.
Adapun bagi karyawan swasta, suku bunga yang ditawarkan sebesar 10 persen untuk pengajuan baru dan 10,13 persen untuk suplesi.
Melalui berbagai program tersebut, BRI BO Soa Sio berupaya memberikan alternatif pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial nasabah. Penawaran ini juga menjadi bagian dari upaya BRI memperluas akses layanan keuangan bagi berbagai kelompok pekerja di wilayah Maluku Utara.
Selain program khusus tersebut, BRI BO Soa Sio tetap menyediakan layanan Briguna Reguler yang mencakup 11 kategori segmen, mulai dari ASTRI, kelompok BUMN/BUMD, karyawan swasta, PPPK, prapensiun, pensiunan, Brilian, non-payroll, talangan, hingga TNI AD payroll dan non-payroll.
Setiap kategori memiliki ketentuan tersendiri terkait tenor, plafon pinjaman, suku bunga, dan persyaratan administrasi yang disesuaikan dengan karakteristik debitur.
Masyarakat maupun instansi yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, mekanisme pengajuan, dan simulasi angsuran Briguna dapat mengunjungi Kantor BRI Branch Office Soa Sio atau unit kerja BRI terdekat.
Calon debitur disarankan memastikan seluruh persyaratan, suku bunga, biaya, dan ketentuan program kepada petugas BRI sebelum mengajukan pembiayaan. (Red)








