Demo Memanas di Bobo, Muhammad Sinen : Jangan Ganggu Aktivitas Umum

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE, – Muhammad Sinen turun langsung meredam aksi demonstrasi masyarakat Kelurahan Bobo, Kecamatan Tidore Utara, yang memprotes dugaan rasisme terhadap warga Bobo, Senin (18/5/2026).

Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah memanas setelah massa melakukan pemblokiran jalan umum di wilayah Kelurahan Bobo. Penutupan akses jalan itu menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan sempat memicu kemacetan di sekitar lokasi aksi.

Kehadiran Wali Kota Tidore Kepulauan di tengah demonstrasi disebut atas permintaan pihak kepolisian guna membantu menjaga situasi tetap kondusif. Meski tidak masuk dalam substansi tuntutan massa aksi, Muhammad Sinen menegaskan dirinya berkewajiban memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

“Saya hadir karena diminta oleh Kapolresta agar turun bersama-sama. Jadi, saya datang dan hadir itu bukan untuk mengganggu aksi demonstrasi. Mau demo silahkan, karena itu hak masyarakat. Tapi tidak boleh mengganggu aktivitas umum,” ujar Muhammad Sinen di lokasi aksi.

Baca Juga :  Dukung SE 2026, Wali Kota Tidore Wajibkan Camat hingga Kades Ikut Briefing Awal

Ketegangan sempat terjadi ketika Wali Kota meminta massa membuka blokade jalan. Menurutnya, aksi penutupan jalan telah menghambat aktivitas masyarakat lain, termasuk sebuah kendaraan yang membawa pasien ke rumah sakit.

“Saya marah karena mereka tutup jalan. Saya minta untuk membuka jalan karena ada salah satu mobil yang membawa orang sakit ke rumah sakit itu sempat tertahan. Ini terakhir, jika nanti demonstrasi masih disertai pemblokiran jalan maka saya tidak mau lagi negosiasi, saya akan minta kepolisian untuk menangkap otak dibalik pemblokiran jalan,” tegasnya.

Baca Juga :  Walikota Pidato Dihadapan DPRD Tikep

Muhammad Sinen juga meminta masyarakat Kelurahan Bobo bersabar dan menyerahkan persoalan dugaan rasisme tersebut kepada aparat penegak hukum yang saat ini tengah memproses laporan yang telah diajukan.

“Sebagai Wali Kota, saya berkewajiban menjaga agar aktivitas masyarakat di Kota Tidore Kepulauan berjalan kondusif,” tambahnya.

Diketahui, aksi demonstrasi masyarakat Bobo dipicu dugaan pernyataan bernuansa rasis yang berkembang di media sosial. Massa aksi mendesak Sultan Tidore untuk hadir memberikan penjelasan terbuka mengenai sejarah masyarakat Bobo dari perspektif Kesultanan Tidore.

Selain itu, massa juga meminta Polresta Tidore menjelaskan perkembangan laporan terhadap salah satu akun media sosial yang diduga menyebut masyarakat Bobo sebagai orang Papua. (Red)

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
BRI Soa Sio Sosialisasikan Qita by BRI di Universitas Nuku, Permudah Transaksi Digital Mahasiswa
Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat
Wujud Nyata Komitmen Perlindungan, BRI Soa Sio dan BRI Life Serahkan Klaim Meninggal Dunia Ke Ahli Waris 
BRI Soa Sio Hadirkan Program Spesial Briguna, Tawarkan Bunga Kompetitif hingga Desember 2026
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB