Pemkot Tidore dan Balai Bahasa Bahas Revitalisasi Bahasa Tidore 2026

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menerima audiensi Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, beserta jajaran dalam rangka penyampaian Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tidore Tahun 2026. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin (19/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara yang bersedia melakukan kajian ulang serta mempertimbangkan aspirasi masyarakat Tidore terkait penentuan status bahasa Tidore.

Menurut Ahmad Laiman, perlu adanya kajian mendalam dan rujukan terhadap penelitian-penelitian sebelumnya guna memastikan status bahasa Tidore sebagai bahasa daerah tersendiri. Ia mencontohkan hasil kajian para peneliti bahasa seperti James Maker yang dapat dijadikan referensi utama.

“Perlu ada kajian dan rujukan referensi pada peneliti bahasa Tidore sebelumnya, seperti James Maker, untuk memastikan status bahasa Tidore,” ujar Ahmad Laiman.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Tidore memandang perubahan status bahasa daerah menjadi dialek bahasa lain sebagai bentuk hegemoni budaya yang berpotensi menghilangkan keadilan dalam pengakuan budaya dan keadaban masyarakat Tidore.

Baca Juga :  Somasi Bonus Taekwondo Wali Kota Cup Dinilai Salah Alamat, Wali Kota Tidore Sebut Sponsor Kok Digugat

Wakil Wali Kota berharap kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Balai Bahasa terus diperkuat demi menjaga kekayaan bahasa daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa. “Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini terus ditingkatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan peninjauan kembali terhadap status bahasa Tidore yang selama ini diklasifikasikan sebagai dialek bahasa Ternate. Peninjauan tersebut akan dilakukan dengan merespons secara serius problematika pemetaan bahasa daerah dan penetapan bahasa Tidore.

“Perlu adanya data perbandingan agar kita bisa mengusulkan kembali pemetaan bahasa daerah. Balai Bahasa Maluku Utara akan menggunakan referensi seperti James Maker dan Ibu Wiliam sebagai dasar pembanding dalam mengajukan kembali bahasa Tidore sebagai bahasa daerah tersendiri,” jelas Nukman.

Baca Juga :  86 Peserta Siap Berkompetisi pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist ke-28 di Kecamatan Tidore Timur

Ia juga menduga bahwa sampel penutur yang digunakan dalam penetapan sebelumnya kemungkinan berasal dari penutur dialek Ternate. Oleh karena itu, diperlukan survei titik penutur serta pengumpulan kosakata yang berbeda, dengan jumlah perbedaan lebih dari 800 kosakata, sebagai syarat pengakuan bahasa daerah.

“Bahasa daerah adalah identitas atau jati diri. Karena itu harus dipertegas bahwa bahasa Tidore adalah bahasa daerah tersendiri dan bukan dialek dari bahasa Ternate,” tegasnya.

Nukman menambahkan, pada tahun ini Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara akan melakukan pemutakhiran data bahasa daerah serta penelusuran berbagai penelitian terkait bahasa Tidore.

Audiensi tersebut turut dihadiri para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Badan Bapperida, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BKPSDM, Plt Kepala Dinas PMD, Plt Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Bagian Hukum, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan. (red)

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
BRI Soa Sio Sosialisasikan Qita by BRI di Universitas Nuku, Permudah Transaksi Digital Mahasiswa
Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat
Wujud Nyata Komitmen Perlindungan, BRI Soa Sio dan BRI Life Serahkan Klaim Meninggal Dunia Ke Ahli Waris 
BRI Soa Sio Hadirkan Program Spesial Briguna, Tawarkan Bunga Kompetitif hingga Desember 2026
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB