Dana Transfer Dipangkas Rp 300 Miliar, ASN dan PPPK Tidore Terancam Gigit Jari

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Nasib Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Tidore Kepulauan terancam pada tahun 2026. Pasalnya, Pemerintah Pusat akan memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 300,6 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, mengungkapkan pemangkasan anggaran itu berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal daerah. Belanja pegawai seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), biaya operasional, hingga gaji PPPK paruh waktu disebut terancam tidak dapat dibayarkan.

“Dana Transfer Tahun 2026 mengalami penurunan kurang lebih sekitar Rp 300 miliar,” kata Ismail dalam rapat bersama pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala desa di Aula Sultan Nuku, Senin (29/9/2025).

Baca Juga :  Pemkot Tidore Dan Kejari Gelar Sharing Komunikasi Publik

Ismail merinci, Dana Bagi Hasil (DBH) turun 49 persen dari Rp 190,7 miliar pada 2025 menjadi Rp 93,6 miliar di 2026. Dana Alokasi Umum (DAU) turun 19 persen dari Rp 565,7 miliar menjadi Rp 452,7 miliar. Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik bahkan anjlok 80 persen dari Rp 49,2 miliar menjadi Rp 8,8 miliar. Sementara Dana Insentif Fiskal (DID) yang sebelumnya Rp 6,5 miliar pada 2025, hilang total di 2026.

Hanya DAK Nonfisik yang naik 22 persen dari Rp 80,5 miliar menjadi Rp 103,4 miliar. Sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) turun dari Rp 38,5 miliar menjadi Rp 33,2 miliar.

Baca Juga :  Insan BRILiaN BRI Cabang Soasio Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Akibat pemangkasan tersebut, proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tidore pada 2026 turun drastis menjadi Rp 797,1 miliar, dari sebelumnya Rp 1,1 triliun pada 2025.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyebut kondisi ini sebagai ujian berat di awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman. Ia berharap seluruh aparatur pemerintah dapat memahami situasi tersebut.

“Kalau Dana Alokasi Umum saja turun lebih dari Rp 100 miliar, maka akan berpengaruh besar terhadap daerah-daerah. Pemotongan ini bukan hanya terjadi di Tidore, melainkan di seluruh Indonesia,” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
BRI Soa Sio Sosialisasikan Qita by BRI di Universitas Nuku, Permudah Transaksi Digital Mahasiswa
Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat
Wujud Nyata Komitmen Perlindungan, BRI Soa Sio dan BRI Life Serahkan Klaim Meninggal Dunia Ke Ahli Waris 
BRI Soa Sio Hadirkan Program Spesial Briguna, Tawarkan Bunga Kompetitif hingga Desember 2026
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB