Ruas Jalan Nasional di Tidore Tertutup Pasir, DPRD Minta Balai Jalan Bertindak

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Setelah diguyur hujan deras, Kelurahan Bobo, Tidore Utara kembali diterjang banjir yang membawa material pasir, Selasa (23/9/2025). Banjir di area ini merupakan yang kedua kali dalam sepekan terakhir.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan Ardiansyah Fauzi bersama Kepala Dinas PU Abdul Muis Husain dan Kalak BPBD Kota Tidore Muhammad Abubakar meninjau langsung lokasi banjir di kelurahan Bobo, sekitar pukul 14.30 WIT.

Akibat banjir tersebut, sekitar 50 meter badan jalan Sultan Abidin Syah yang merupakan ruas nasional dipenuhi material pasir. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas Rum-Soasio menjadi terhambat.

Setelah melihat kondisi di lapangan, Ardiansyah mengatakan, instansi terkait harus segera melakukan normalisasi di jalur air dan juga pembuatan gorong-gorong untuk mengaliri air, sehingga tidak tersumbat kemudian meluap ke rumah warga dan jalan raya.

Ia lantas mendesak pihka Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Maluku Utara untuk segera menangani dampak banjir yang menyebabkan ruas jalan nasional dipenuhi material itu.

“Kami minta kepada Balai Jalan segera menangani masalah ini. Kondisi di lapangan harus segera dibangun gorong-gorong,” ujar Ardiansyah kepada wartawan.

Baca Juga :  Pemprov Malut Tak Serius Bayar Tunggak DBH Kota Tidore Sejak Tahun 2022 - 2024

Menurut Ardian, sapaan Ardiansyah, pembangunan gorong-gorong harus dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional lantaran membentang di ruas jalan nasional.

“Karena gorong-gorong melewati jalan nasional jadi Balai yang harus tangani. Karena ini kewenangannya Balai,” katanya.

Terkiat itu, Kepala Dinas PU Kota Tidore Abd Muis Husain meminta dukungan Balai Pelaksana Jalan Nasional Maluku Utara dalam penangan banjir di Bobo.

Menurut Muis, jalan raya yang dipenuhi material itu merupakan ruas nasional sehingga bukan kewenangan pihaknya untuk membangun gorong-gorong.

Apalagi kata Muis, pada 27 September nanti akan digelar Tour The Pattimura, lomba balap sepeda keliling pulau Tidore dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 TNI tahun 2025.

“Kami minta dukungan Balai karena yang kena dampak banjir ini juga jalan nasional. Kita khawatir jangan sampai terjadi banjir lagi pada saat acara Tour The Pattimura,” katanya.

BPBD Kota Tidore telah mengerahkan sejumlah personil dan 2 ekskavator untuk menangani masalah banjir di Bobo. Bersama warga, personil pemerintah membersihkan material di jalan raya dan juga jalur aliran air.

Kalak BPBD Kota Tidore, Muhammad Abubakar mengatakan, berdasarkan pengamatan di lapangan, banjir yang membawa material pasir itu berasal dari gunung. Pihaknya juga telah melakukan normalisasi jalur air agar tidak meluap jika terjadi banjir susulan.

Baca Juga :  Dukcapil Tidore Goes to School Gelar Perekaman KTP-el

Ia juga membantah informasi yang menyebut banjir yang terjadi di Bobo disebabkan karena adanya galian C di kelurahan tersebut. Pasir yang terbawa banjir kata dia, merupakan material yang tergerus di jalur aliran air.

“Yang kami cek aliran air itu berasal dari gunung karena hujan deras, mungkin karena ada perluasan lahan pertanian sehingga terjadi penebangan pohon,” katanya.

Ia menjelaskan, banjir di lokasi tersebut sudah terjadi 7 kali. Namun kata dia, banjir yang terjadi sebelumnya tidak separah yang terjadi 2 kali dalam sepekan terakhir ini.

“Yang parah pertama itu yang Jumat kemarin itu, dan hari ini juga banjir yang sama membawa material,” katanya.

Menurutnya, banjir yang terjadi sebelumnya berdampak pada 26 rumah warga kelurahan Bobo yang posisinya berada di bawah badan jalan.

“26 rumah warga kena dampak banjir sebelumnya. Hanya 2 yang paling parah karena material yang dibawah banjir masuk hingga ke dalam rumah. Alhamdulillah banjir tadi tidak berdampak ke rumah warga,” ungkapnya. (Red)

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
BRI Soa Sio Sosialisasikan Qita by BRI di Universitas Nuku, Permudah Transaksi Digital Mahasiswa
Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat
Wujud Nyata Komitmen Perlindungan, BRI Soa Sio dan BRI Life Serahkan Klaim Meninggal Dunia Ke Ahli Waris 
BRI Soa Sio Hadirkan Program Spesial Briguna, Tawarkan Bunga Kompetitif hingga Desember 2026
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, SMA Negeri 3 Tidore Salurkan 11 Tangki Air Bersih

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Hadiri Sumpah Pemuda di Tidore, Gubernur Sherly Puji Kreativitas dan Kemandirian Siswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Insan BRILiaN BRI Soasio Gelar Upacara Dengan Penuh Khidmat

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB