Tilep Uang COD, Kurir JNT Express Tidore Dipolisikan

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE,- ARD alias Benas (26) kurir Drop Point (DP) JNT Express Tidore, dilaporkan Rabu 09/07/25 dengan dugaan melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan oleh Junaidi, Koordinator Drop Point J&T Tidore. Diduga ARD menikung KUHP pasal 374, yakni dengan sengaja menyalahgunakan uang Cash On Delivery (COD) milik coustemer JNT Tidore untuk kepentingan pribadi.

Saat ditemui wartawan, Rabu 16 Juli 2025, Junaidi membenarkan bahwa salah satu Kurir dengan inisial ARD berdomisili di kelurahan Gamtufkange diduga menyalahgunakan jabatan profesinya untuk meraup keuntungan dari 64 paket, yang sudah diserahkan ke coustemer tanpa tertanda terima (Scan TTD) pada JMS (JNT, Marking and System) melalui aplikasi kurir, App Sprinter.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 97 Tahun 2025 di Kota Tidore Kepulauan Berlangsung Khidmat

Selain kerugian nominal COD 13 Juta lebih, 64 paket dengan alamat penerima di kecamatan Tidore Utara, khususnya kelurahan Rum, Rumbalibunga, Fabaharu dan 4 Desa di Pulau Maitara mengalami status stuck, keterlambatan TTD, SLA dan Longtail, sehingga berakibat denda yang harus ditanggung oleh DP Tidore.

Bagi Junaidi, langkah hukum ini diambil sebagai sikap integritas karyawan, komitmen JNT Express Tidore terhadap Coustumer dan memberikan efek jera kepada kurir “nakal” baik itu di lingkup JNT Tidore maupun Maluku Utara dan Indonesia pada umumnya.

Baca Juga :  Pekan Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, Wadah Kreativitas Generasi Muda Gurabati

“Langkah ini diambil setelah persuasif kurang lebih satu bulan, dan sudah dimediasi oleh pihak kepolisian namun yang bersangkutan tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan ini secara kekeluargaan” pungkasnya.

Saat ini kasus penggelapan uang COD yang melibatkan kurir JNT Tidore itu, sedang di tangani oleh Unit Tipikor Polresta Tidore. (Red)

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan
Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran
Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar
Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka
Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka
Kejari Tidore Lantik Pejabat Baru Kasi Pidsus dan Kasi Pidum
14 Pejabat Utama Polresta Tidore Berganti, Kapolresta Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi
Penyidikan Dana Hibah KPU 2024 Berlanjut, Kejari Tidore Periksa Pihak Ketiga
Berita ini 439 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sat Resnarkoba Polresta Tidore Ungkap Peredaran Ganja, Dua Pemuda Diamankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha, Satlantas Tidore Catat 18 Pelanggaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Delapan Bulan Disidik, Kasus Hibah Pilkada Rp16 Miliar di Tidore Belum Tetapkan Tersangka

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WIB

Momentum HUT ke-81 Kejaksaan, Kasus TPI Goto Berujung Penahanan Dua Tersangka

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Operasi Patuh Kie Raha 2026: ASN Diminta Jadi Teladan, Bukan Pelanggar

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:10 WIB